Menjelajah Bumi

Berpetualang di Noah’s Park, Lembang, Bandung

Jika sedang pergi ke Bandung, wilayah yang selalu tak ketinggalan untuk dijelajahi tentu Lembang. Kebetulan beberapa pekan lalu saya dan keluarga sempat menghadiri undangan pernikahan salah seorang putra teman di Bandung. Dalam momen ini, berburu spot alias tempat wisata menarik di Lembang juga tak luput dari rencana.

Setelah beberapa saat meluangkan waktu untuk menelusuri feed dan reel di Instagram juga VT (Video Tiktok), akhirnya pilihan kami saat itu jatuh pada tempat yang bernama Noah’s Park. Sebuah kawasan wisata terpadu yang memiliki banyak wahana menarik untuk keluarga.

Luge Kart Racing sambil Menuruni Bukit

Tujuan utama kami pergi ke Noah’s Park sebenarnya adalah untuk mencoba bermain Luge Kart ini. Apa itu Luge Kart?  Luge Kart adalah kendaraan kecil dengan roda empat tanpa mesin yang mengandalkan gravitasi ketika dikendarai penggunanya di jalur yang disediakan. Pengendara Luge Kart hanya tinggal mengatur tuas yang menjadi kemudi untuk mempercepat, memperlambat, atau menghentikannya.

Karena membutuhkan gravitasi alias jalur yang menurun, kami diarahkan untuk naik ke titik start atau awal petualangan menggunakan Luge Kart. Jalur yang tersedia ada dua pilihan, jalur 2 km (kilometer) atau 1 km yang lebih pendek. Kebetulan saat kami di sana, jalur yang bisa digunakan hanya jalur yang 1 km karena jalur yang lebih panjang sedang dalam perawatan. Saat membeli tiket, ada beberapa persyaratan yang harus dipahami, seperti persyaratan tinggi badan dan usia. Untuk Luge Kart, tinggi badan minimal untuk dapat mengemudikannya adalah 120 cm.

Saat tiba di stasiun awal, setiap pengunjung akan diberikan pengaman berupa helm untuk melindungi kepala. Lalu staff di sana akan mulai menjelaskan cara mengoperasikan Luge Kart.

Kami pun kemudian mulai meluncur. Seru! Semakin tuas atau setir kami tekan ke dalam, maka Luge Kart kami akan meluncur semakin cepat. Kami pun mulai berlagak seperti pembalap Formula One yang saling mendahului hehehe. Beberapa tikungan akan memberikan sensasi yang semakin asyik. Udara dingin dan angin yang menyapu wajah ikut memberi semangat bagi kami saat meluncur.

Flying Fox bagi Pencinta Adrenalin

Flying Fox melintasi bukit di Noah's Park (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Flying Fox melintasi bukit di Noah’s Park (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Permainan kedua yang ingin kami coba adalah Flying Fox. Kali ini yang berpartisipasi hanya anak sulung kami. Jalur sepanjang 100 meter yang terbentang antar bukit terlihat cukup menantang untuk dijelajahi.

Putra sulung kami terlihat begitu antusias. Ia pun bergegas masuk ke dalam antrian dan bersiap untuk mengenakan semua peralatan safety atau keamanan. Full body harness atau tali yang akan dikaitkan ke kawat baja sebagai jalurnya beserta helm di antaranya. Setelah lengkap, ia pun diarahkan menuju awal jalur flying fox yang akan mengirimnya ke sisi bukit di seberang sana.

Bukan hanya si sulung yang excited, saya pun ikut semangat berusaha mendokumentasikan perjalanannya. Wahana luncur dengan cara bergelantungan ala tarzan ini memang selalu seru untuk dicoba.

Trampoline, Memanah, dan Bull Ride

Setelah mengantarkan si sulung berpetualang mencoba flying fox. Kami pun bergegas untuk pindah lokasi permainan. Karena jarak yang agak jauh, kali ini kami harus menaiki shuttle car alias kendaraan wara-wiri yang akan mengantarkan kami ke lokasi permainan trampoline, memanah, dan Bull Ride. Di area ini, anak bungsu kami yang semangat untuk mencoba segala macam permainan yang tersedia.

Bull Ride

Di sini, pengunjung akan menaiki wahana dengan bentuk banteng di dalam sebuah arena. Banteng tersebut kemudian akan berputar, bergerak naik turun layaknya banteng hidup. Dengan begitu, otomatis badan pemain yang sedang ada di atas banteng pun ikut melompat-lompat dan terdorong ke segala arah mengikuti gerakan banteng. Tugas pemain adalah bertahan di atas banteng tersebut tanpa terjatuh, yang ternyata cukup sulit dilakukan.

Trampoline & Bull Ride (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Trampoline & Bull Ride (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Trampoline

Permainan trampoline yang ada di sini nyatanya lebih menantang dibanding trampoline yang banyak tersedia di playground anak-anak. Perbedaannya adalah pemain akan diikat dengan tali karet dan diluncurkan ke atas dengan mesin hingga terpelanting cukup tinggi dan terayun-ayun.

Anak bungsu yang tadinya terlihat sangat antusias, saat mencoba permainan ini nyatanya cukup kaget dan pucat. Namun setelah disemangati, ia pun mulai menikmati permainannya. Walau tak sampai 5 menit, permainan ini memang cukup menantang untuk dilakukan oleh pengunjung usia anak-anak ya.

Memanah

Area memanah juga dapat ditemukan di lokasi ini. Pengunjung yang berniat mencoba permainan ini akan diberikan busur dan anak panah untuk diarahkan ke papan sasaran atau target yang berjajar di depan mereka.

Berpetualangan dengan ATV

Wahana terakhir yang akan kami coba di Noah’s Park adalah ATV. Namun dengan beberapa pertimbangan, akhirnya hanya anak sulung yang bermain di sini.

Sebelum menaiki ATV, pengunjung akan diberikan helm beserta satu set jas hujan dan pelindung sepatu. Area ATV yang akan dilalui memang nampak cukup penuh dengan tanah dan lumpur.

ATV Ride di Noah's Park (Foto: Dokumentasi Pribadi)
ATV Ride di Noah’s Park (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Anak sulung pun kemudian masuk dalam antrian dan diberikan pengarahan oleh petugas di sana mengenai tata cara pengoperasian ATV beserta jalur yang akan dilewati. Jika dilihat dari peta, trek yang akan dilalui cukup berliku dan naik turun. Syukurnya walau masih minim pengalaman dengan ATV, namun si sulung cukup percaya diri mengendarainya.

Waktu yang ditempuh untuk menuntaskan trek ATV sendiri sebenarnya tak terlampau lama, kurang lebih hanya 10 sampai 15 menit. Namun petualangan yang didapat cukup membuat si sulung tersenyum lebar saat berjumpa dengan kami di garis finish.

Kafe Noah’s Park

Noah's Park Cafe (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Noah’s Park Cafe (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Noah’s Park Lembang juga memiliki kafe dengan pemandangan yang cukup memukau. Berada di atas bukit, pengunjung bisa menikmati snack, kopi, atau makanan lainnya sambil mengagumi hijaunya pepohonan dan bukit yang ada di depan mata.

Harga makanan dan minuman yang ditawarkan menurut saya terbilang normal di kisaran 15 – 35 ribu Rupiah. Bagi pengunjung yang ingin rehat sejenak dari petualangan aneka wahana di Noah’s Park bisa singgah di sini untuk mengisi energi.

Fasilitas Pendukung yang Bersih dan Terawat

Berbagai fasilitas pendukung di Noah’s Park ini menurut saya juga cukup terawat. Mushola dan Toilet yang bersih, jalur-jalur menuju area permainan yang tertata rapi, juga para staf yang terbilang ramah dan informatif adalah beberapa di antaranya.

Anak-anak pun bahkan senang jika harus berpindah dari satu tempat menuju tempat lain menggunakan shuttle yang disediakan oleh Noah’s Park. Pemandangan yang indah dan jalur yang menantang dan sedikit curam menjadi pengalaman tersendiri bagi mereka. Bahkan hingga beberapa waktu setelah kami pulang ke rumah pun anak bungsu masih berkeinginan mengulang kembali kunjungan ke Noah’s Park.

11 thoughts on “Berpetualang di Noah’s Park, Lembang, Bandung

  1. Noah’s Park ini benar2 seru ya kak…cocok buat penyuka adrenalin sepertinya sehingga cocok buat anak2 yang sudah beranjak remaja soalnya ada batas TB juga kan di beberapa wahana…Cuaca dingin dengan permainan yang memecu adrenalin sepertinya perpaduan yang pas apalagi ada cafenya juga jadi lengkap

  2. Wah boleh juga nih jadi tujuan wisata ke Bandung. Kadang bingung ajak anak laki kemana. Kalau ada mobil-mobilan dan flying fox, trampolin juga kayanya anak laki2 bakal suka ya

  3. Seru sekali berpetualang di Noah’s PArk Lembang, Bandung. Pas buat liburan keluarga ini.
    Dari artikel belum dapat info soal tiket, apakah terusan atau terpisah, lalu berapa harganya.

  4. Saya belum tahu ada Noahs Park di Lembang ini
    Semoga suatu saat bisa ke sana
    Adanya shuttle yang disediakan oleh Noah’s Park sangat membantu ya. Kita gak kecapean keliling lokasi wisatanya

  5. wah itu flying foxnya beneran menguji adrenalin ya mbak soalnya kayaknya itu lumayan tinggi bukitnya. tapi seru banget nih wahana yang ada di noah park ini. ini tiket masuknya berapa ya mbak aku nggak ketemu infonya?

  6. Aku orang Bandung baru tahu ada wisata ini lah 🤣🤣🤣. Apa udah lama cuma aku update, jadi pengen kesana deh bawa anakku

  7. Semua wahananya menarik banget yaaa… Jadi pengin ke sana deh bareng keluarga. Saya koq penasaran dengan yang Luge Kart. Coba aah cari di mesin pencarian untuk gambarnya. Kebayang deh gimana adrenalin memuncak ketika kecepatan makin tinggi ketika menelusuri jalur menurun itu yaaa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *