Lembah Tepus
Menjelajah Bumi

Asyiknya Bermain Air di Lembah Tepus, Gunung Halimun

Ternyata di Bogor dan sekitarnya banyak sekali tempat-tempat cantik yang patut untuk dikunjungi. Terbilang dataran tinggi, Kabupaten Bogor memiliki banyak tempat-tempat bersuasana sejuk, segar, tenang, dan alami.

Kebetulan beberapa waktu lalu pak suami dan teman-teman touring-nya sempat berkunjung ke sebuah daerah di Gunung Halimun yang bernama Lembah Tepus. Gunung Halimun sendiri berada di dalam wilayah 3 Kabupaten, yakni Bogor, Sukabumi, dan Lebak (Banten). Dengan ketinggian 1929 mdpl, Gunung Halimun juga masuk dalam kategori Taman Nasional karena perannya menjadi daerah yang penting bagi satu jenis primata endemik, yakni Owa Jawa. (Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Halimun). Dan jika teman-teman pernah mendengar nama-nama seperti Curug Pangeran dan Telaga Batu, maka Lembah Tepus lokasinya cukup berdekatan dengan kedua obyek wisata alam ini.

Baca Juga: Menuju Negeri di Atas Awan, Citorek Banten

Jalur yang Asri dan Sejuk Dipenuhi Pepohonan

Perjalanan Menuju Lembah Tepus kami tempuh melewati Kota Bogor selama kurang lebih 2.5 jam. Kami berkendara dari Jakarta melewati jalan Tol Jagorawi yang lalu bersambung dengan Tol Lingkar Luar Bogor mengarah ke Dramaga. Dari sana kami diarahkan menuju Ciampea dan masuk ke Jalan Raya Cikampak Cicadas sampai masuk ke Jalan Gn. Bunder. Di sini akan nampak pintu masuk Taman Nasional Gunung Halimun dan kita akan dikenakan biaya masuk per orangnya Rp 17.500 ditambah biaya kendaraan roda empat Rp 10.000.

Pintu Masuk Taman Nasional Gunung Halimun
Pintu masuk Taman Nasional Gunung Halimun (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Kondisi jalan yang kami lalui sebagian besar relatif normal. Beraspal dengan dua jalur untuk dua arah. Namun di sekitar 3 kilometer terakhir menuju Lembah Tepus, tepatnya setelah melalui pintu masuk Taman Nasional Gunung Halimun, kami ternyata harus menempuh jalan berbatu yang cukup berat. Walau suasana di dalam Taman Nasional ini cukup sejuk dan asri karena dikelilingi oleh pepohonan tinggi alami, teman-teman perlu memastikan bahwa kendaraan yang melalui jalur ini sehat dan cukup tangguh ya.

Tapi jangan khawatir jika teman-teman ragu melalui jalur ini, ternyata ada jalur lain yakni melewati Jl Raya Gunung Salak Endah yang lebih bersahabat. Jalur di sini relatif mulus hanya memang sedikit lebih padat oleh lalu lalang kendaraan dan ada beberapa ruas jalannya yang berupa tanjakan dan turunan yang cukup curam.

Menuju Lembah Tepus

Pintu Masuk ke Lembah Tepus
Pintu Masuk Lembah Tepus (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Masuk ke area parkir Lembah Tepus, kita akan melalui jalan menanjak yang cukup tajam. Tapi jika saya perhatikan, rata-rata kendaraan bisa melaluinya dengan baik. Jadi tidak perlu khawatir ya.

Setelah parkir, maka teman-teman cukup mengikuti papan petunjuk arah untuk menuju ke Lembah Tepus. Masuk ke dalam area lembah Tepus, ada tarif yang akan dikenakan sebesar Rp 10.000 per orangnya.

Setelah melewati pos tersebut, teman-teman akan disambut oleh jalur yang sudah rapi tertata dengan konblok sekitar 100 meter. Di kanan kiri jalan kita akan melihat saluran air yang jernih dan beberapa spot untuk camping bagi yang ingin bermalam di Lembah Tepus.

Dari informasi pengelola, mereka menyediakan aneka perlengkapan untuk camping atau berkemah, mulai dari tenda, sleeping bag, hingga perlengkapan untuk barbeque. Jika tak salah ingat, harga untuk menyewat tenda untuk 3-4 orang sekitar Rp 150.000. Fasilitas lain yang bisa didapat jika berkemah di sini adalah listrik beserta colokannya untuk aneka kebutuhan pengunjung, musholla yang cukup bersih, penjual makanan hingga 24 jam, dan kamar mandi.

Camping Ground di Lembah Tepus

Tak jauh dari sana, mata kami pun segera dimanjakan oleh deretan kolam-kolam alami cantik dengan air yang jernih berwarna kebiruan. Yup, kami pun sampai di Lembah tepus.

Bermain Air di Lembah Tepus

Kami pun segera berburu tempat atau pondokan yang dapat kami gunakan untuk meletakkan barang-barang bawaan serta tempat untuk kami beristirahat. Beruntung kami tiba di sana sebelum pukul 8 pagi sehingga lokasi masih terbilang sepi dan nyaman. Segera saya dan keluarga pun mengambil kesempatan untuk mengabadikan beberapa momen bersama dengan berfoto dan membuat video.

Lembah Tepus
Air yang jernih di Lembah Tepus (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Dikarenakan hari masih terbilang pagi dan belum terlalu terang, maka air yang ada di kolam-kolam ini ternyata cukup dingin loh. Anak-anak yang tadinya bersuka cita untuk menyeburkan diri ke dalam kolam pun tak tahan untuk kembali naik. Nampaknya suhu air masih terlalu dingin untuk mereka bermain. Alhasil kami pun memutuskan untuk sarapan di pondokan sambil memasak ringan beberapa daging dan sosis dengan kompor gas bawaan.

Oh iya, di sini juga banyak penjual makanan dan minuman ya. Bahkan anak sulung saya pun sempat bolak-balik membeli jagung bakar dari salah satu stand makanan di sana. Jadi teman-teman tak perlu khawatir kekurangan makanan jika ingin menghabiskan waktu seharian di Lembah Tepus ini.

Barbequeu di Lembah Tepus
Barbequeu di Lembah Tepus (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Pukul 10, air di kolam sudah tak lagi sedingin tadi. Cahaya matahari sudah mulai terlihat sinarnya di antara pepohonan sekitar kami. Pengunjung Lembah Tepus pun menjadi lebih padat. Terlihat banyak pengunjung, termasuk anak-anak yang mulai bermain air di sana. Berhubung kami berkunjung di hari Sabtu, maka setelah cukup puas bersantai dan beristirahat, akhirnya saya dan keluarga pun memutuskan untuk pulang menghindari kemungkinan macetnya jalan raya.

Dari pengalaman kali ini, sepertinya kami pun tertarik untuk kembali ke sini bersama keluarga besar. Atau di lain kesempatan mungkin kami akan coba menjelajah ke spot-spot cantik lainnya yang berada di sekitar Gunung Halimun ini.

Lembah Tepus (Foto: Dokumentasi Pribadi)

3 thoughts on “Asyiknya Bermain Air di Lembah Tepus, Gunung Halimun

  1. Aiih… sepertinya nyaman sekali suasana di sana ya. Asli bikin mupeng deh! Terima kasih sharing info nya..berharap semoga suatu saat bisa bermain juga di sana..

  2. Waah ini candu banget, salah satu area yang belum kesampaian untuk dikunjungai daerah BOCIMI, selama ini masih bermain di priangan timur. Tulisannya lengkap infonya, jadi gak perlu banyak tanya. Makasih ya mbak Shal…

  3. Nyaman dan asri ya suasana alamnya. Berada di alam yang masih hijau dan bersih membuat healing bgt. Sangat pas buat menghempaskan kepenatan di perkotaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *