Menjelajah Bumi

5 Tempat Wisata Outdoor Ramah Anak di Jakarta

Bulan Juni sudah tiba, tak terasa libur kenaikan kelas untuk anak sekolah akan segera tiba ya teman-teman. Nah, siapa nih yang mulai sibuk merencanakan kegiatan, kesibukan, atau memilih tempat wisata outdoor dan indoor sebagai tujuan berlibur bersama anak?

Mencarikan aktivitas yang seru, berkesan, tapi tetap bermanfaat sepertinya memang susah-susah gampang ya? Untuk saya sendiri, selain pertimbangan budget alias biaya, tempat yang nyaman namun memiliki nilai petualangan baru bagi anak selalu jadi target yang menarik. Dan karena waktu libur yang cukup panjang, penting juga mengagendakan kegiatan ini jauh sebelumnya. Harapannya agar liburan pun jauh dari kegiatan yang kurang manfaat hehe.

Berhubung saat ini saya tinggal di Jakarta, maka lokasi wisata yang akan saya coba rekomendasikan adalah yang tak jauh dari tempat tinggal saya ini. Kebanyakan di antaranya adalah tempat-tempat outdoor alias ruang terbuka yang bisa membawa suasana baru bagi anak-anak. Yuk, kita intip tempat wisata outdoor ramah anak yang ada di Jakarta.

1. Hutan Kota GBK

Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) terletak di pusat kota Jakarta, tepatnya di kawasan elit Sudirman. Lokasinya yang di tengah kota Jakarta membuat tempat ini terasa mudah dijangkau. Sebagai salah satu paru-paru kota Jakarta, Hutan Kota GBK termasuk dalam salah satu taman terbuka hijau yang populer.

Pemandangan di Hutan Kota GBK
Pemandangan di Hutan Kota GBK (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Dengan luas sekitar 4 hektar, kawasan ini dipenuhi dengan halaman rumput yang luas juga pepohonan. Namun memang di beberapa titik nampak pohon-pohon yang belum tumbuh terlalu besar dengan letak cukup berjarak, sehingga terlihat kurang teduh. Kolam-kolam besar dengan air mengalir dan dipenuhi aneka macam ikan ikut mempercantik taman ini. Jogging track atau jalan setapak dari beton dan semen mengitari area rerumputan. Terdapat juga lokasi untuk duduk-duduk dengan alas yang terbuat dari semen dengan desain yang unik. Pemandangan gedung-gedung tinggi Jakarta di sekitarnya tentu turut menyumbang daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Tempat Wisata Outdoor Jakarta - Hutan Kota GBK
Tempat Wisata Outdoor Jakarta – Hutan Kota GBK (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Teman-teman juga bisa berpiknik dan diizinkan untuk membawa alas duduk, makanan, dan minuman ya. Anak-anak akan puas deh berlarian dan bermain di sini. Di pinggir pintu masuk, terlihat beberapa kios penjual makanan dan minuman. Tersedia juga toilet yang cukup terjaga kebersihannya. Namun pastikan untuk memperhatikan waktu operasionalnya ya, karena kawasan ini tak buka sepanjang hari.

Biaya Masuk, Waktu Operasional, dan Akses ke Hutan Kota GBK

  • Biaya masuk: Gratis
  • Waktu operasional: Selasa – Minggu, pukul 06.00 – 10.00 WIB dan 15.00 – 18.00 WIB
  • Akses terdekat:
    • Melalui Halte TransJakarta Gelora Bung Karno lalu menuju pintu V (5) GBK dan berjalan kaki sekitar 10-15 menit.
    • Jika menggunakan kendaraan pribadi, maka teman-teman bisa memarkir kendaraan di sekitar kawasan Gelora Bung Karno.

2. Tebet Eco Park alias Taman Tebet

Wah, tempat yang satu ini tiba-tiba memang jadi hits ya. Apalagi semenjak direvitalisasi dan diresmikan oleh Bapak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Sebelumnya Taman Tebet yang kita kenal ini ternyata berasal dari hutan kecil yang dipenuhi pepohonan dan rawa loh. Kawasan seluas kurang lebih 7 hektar ini lalu dihidupkan kembali oleh Pemerintah Provinsi (PemProv) D.K.I. Jakarta menjadi sebuah kawasan hijau terpadu. Terdiri dari 2 bagian, Utara dan Selatan, sebuah jembatan dengan railing pembatas berbentuk tiang-tiang berwarna oranye dan jalur yang melingkar-lingkar unik menghubungkan keduanya.

Ketika masuk ke dalam, saya pun terkejut, karena ternyata isinya benar-benar nyaman, tertata rapi, bersih, dan cantik! Tampak jalan-jalan setapak yang tersusun mengitari seluruh area Tebet Eco Park. Pohon-pohon besar dan tinggi, seperti pohon Eucalyptus tetap dipertahankan dan menjaga hijau dan teduhnya taman ini. Sebuah kolam kecil yang mengalir dan terhubung ke sungai di sekitar Tebet juga terlihat di sekeliling taman. Memang pas rasanya menyebut tempat ini sebagai salah satu paru-paru kota Jakarta.

Suasana di Tebet Eco Park
Suasana di Tebet Eco Park (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Playground yang Lengkap dan Luas

Yang tambah menyenangkan untuk anak-anak, di sini terdapat sebuah playground alias tempat bermain dengan segala fasilitasnya. Jungkat jungkit, ayunan berbagai model, balok-balok titian, perosotan, hingga bak pasir. Tempat bermainnya pun sangat bersih. Entah karena tergolong baru atau mudah-mudahan memang dalam pengelolaan yang baik oleh pihak PemProv. Begitu juga dengan fasilitas seperti toilet, tempat duduk bersantai, dan lainnya.

Hanya saja berhubung Tebet Eco Park ini memang baru dibuka, teman-teman jangan terlalu berharap untuk bisa menikmatinya secara eksklusif ya. Karena ternyata pengunjungnya sangat ramai. Terutama di hari-hari libur seperti akhir pekan atau masa libur sekolah. Saya sarankan untuk berkunjung ke sini di pagi hari atau sore ketika lokasi tidak terlalu panas dan padat.

Biaya Masuk, Waktu Operasional, dan Akses ke Tebet Eco Park

  • Biaya masuk: Gratis
  • Waktu operasional: 06.00 – 19.00 WIB setiap hari
  • Akses terdekat:
    • Melalui Stasiun Cawang dan Stasiun Tebet. Selanjutnya bisa dilanjutkan dengan ojek online kurang lebih 1 km.
    • Melalui Halte TransJakarta Tebet BUMD. Lalu bisa dilanjutkan dengan ojek online atau berjalan kaki dengan jarak sekitar 1 km.
  • Diizinkan membawa makanan, minuman, dan alas duduk dari luar. Di sekitar Tebet Eco Park juga terdapat sebuah sudut yang berisi kafe-kafe kecil untuk bersantai. Selain itu minimarket juga terlihat di salah satu pinggiran bagian luar.
  • Tersedia juga tempat parkir untuk kendaraan bermotor di pintu masuk utama.

3. Taman Wisata Alam Mangrove, Angke Kapuk

Tempat Wisata Outdoor yang Seru - Taman Wisata Mangrove, Jakarta
Tempat Wisata Outdoor yang Seru – Taman Wisata Mangrove, Jakarta

Taman Wisata Mangrove Jakarta ini juga menjadi salah satu tempat wisata outdoor yang menarik. Berada di Utara kota Jakarta, taman ini merupakan sebuah kawasan konservasi hutan mangrove. Kegunaan hutan mangrove sendiri terbilang banyak loh. Dari menyerap karbondioksida yang dihasilkan oleh aneka polusi, habitat aneka satwa liar, sampai meredam gelombang tsunami.

Menyusuri jembatan dan jalan yang terbuat dari bambu dan kayu di atas air, pengunjung akan terasa begitu dekat dengan alam bebas di sini. Pohon-pohon mangrove dengan akarnya yang terlihat menonjol ke sana kemari, suara burung sesekali gemericik air menjadi teman sepanjang perjalanan. Dan karena wilayah ini merupakan kawasan konservasi alam, maka bertemu dengan satwa liar seperti biawak dan ular sangat memungkinkan ya. Pengunjung diharapkan berhati-hati dan selalu waspada ketika mengelilingi kawasan ini. Dengan medan seperti ini, maka saya rekomendasikan untuk mengeksplorasinya dengan anak yang berusia lebih besar, contoh: usia 7 tahun ke atas.

Menyusuri Jalan Setapak dari Bambu dan Kayu (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Wisata Air dan Taman Bermain Anak

Selain berjalan kaki mengitari hutan mangrove, di sini juga tersedia wisata air menggunakan speed boat, perahu dayung, bahkan kano. Jadi bagi teman-teman yang ingin menikmati sejuknya mengelilingi kawasan ini tanpa kelelahan berjalan kaki bisa mengambil opsi ini.

Selain itu terdapat fasilitas untuk bermalam berupa cottage atau rumah-rumah kecil yang dapat digunakan pengunjung. Arena bermain untuk anak-anak beserta restoran dan kafe cantik dengan pemandangan ke arah hutan yang tentu menarik untuk disinggahi.

Cafe di Taman Wisata Mangrove Jakarta
Cafe di Taman Wisata Mangrove Jakarta (Foto: Dokumentasi Pribadi)
Tempat bermain anak di Taman Wisata Mangrove Jakarta
Tempat bermain anak di Taman Wisata Mangrove Jakarta (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Biaya Masuk, Waktu Operasional, dan Akses ke Taman Wisata Mangrove Angke Kapuk

  • Biaya masuk:
    • Dewasa: Rp 30.000 (hari biasa), Rp 35.000 (akhir pekan dan hari libur nasional)
    • Anak: Rp 15.000 (hari biasa), Rp 20.000 (akhir pekan dan hari libur nasional)
    • Turis asing akan dikenakan tarif yang berbeda dengan tarif turis lokal
    • Parkir: Rp 10.000 untuk mobil dan Rp 5.000 untuk motor. Tarif ini berlaku untuk sehari penuh.
  • Waktu operasional:
    • Weekday, pukul 10.00 – 20.00 WIB
    • Weekend, pukul 07.00 – 20.00 WIB

4. Kebun Binatang Ragunan

Siapa yang tak kenal dengan kebun binatang satu ini. Dengan luas hampir mencapai 150 hektar, Taman Margasatwa Ragunan memang sudah dikenal seantero masyarakat Indonesia. Tempat yang ikonik ini ternyata dibuka dan diresmikan pada tahun 1966 oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin. Dihuni oleh lebih dari 20.000 satwa dan puluhan ribu pepohonan, kawasan Taman Margasatwa Ragunan adalah destinasi wisata keluarga yang hampir wajib dikunjungi ketika berada di Jakarta. Setuju?? hehe

Saat ini, dengan berbagai peningkatan dalam pengelolaannya, kebun binatang ini terasa nyaman untuk disinggahi. Beberapa sarana di sana, seperti kandang-kandang hewan, tempat duduk, dan lain-lain, memang tak semuanya baru. Namun tata letak dan kebersihannya mulai patut dilirik.

Kebun Binatang Ragunan (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Pembuatan beberapa fasilitas seperti Pusat Primata Schmutzer menjadikan tempat wisata outdoor ini terlihat lebih modern dan nyaman untuk dijelajahi bersama anak-anak. Luasnya tempat ini membuat pengunjung membutuhkan waktu seharian penuh untuk bisa menjangkau semua wilayah.

Sarana bermain anak di sini pun cukup banyak. Di tengah eksplorasi, kita bisa bertemu dengan satu tempat bermain yang cukup luas dengan aneka permainan di dalamnya. Selain itu juga terdapat Taman Satwa Anak dengan lingkup yang lebih kecil, sehingga anak-anak usia balita pun bisa menikmatinya dengan santai. Terdapat juga arena untuk menunggangi beberapa hewan seperti kuda dan unta yang tentu juga seru untuk anak-anak.

Tempat Wisata Outdoor Sekaligus Berolahraga yang Luas dan Sejuk

Di hari Sabtu atau Minggu pagi, akan banyak terlihat para pengunjung yang memang berniat untuk olahraga di dalam kawasan ini. Sebagai arena untuk jogging atau sekadar berjalan kaki bersama keluarga. Namun semakin siang, maka Taman Margasatwa Ragunan pun akan berganti dengan penuhnya dengan pengunjung yang berwisata.

Oiya, di sini kita pun diperkenankan untuk membawa alas duduk dan minum ya. Namun jangan juga khawatir dengan makanan, karena di berbagai sudut kita juga akan melihat kios-kios makanan yang bertebaran. Mulai dari penjual kerak telor, pecel, bakso, dan masih banyak lagi. Bahkan aneka mainan dan hiburan untuk anak pun ramai dijumpai.

Biaya Masuk, Waktu Operasional, dan Akses ke Kebun Binatang Ragunan

  • Biaya masuk:
    • Pembayaran menggunakan kartu JakCard yang dapat diperoleh pada loket masuk.
    • Dewasa – Rp 4.000
    • Anak – Rp 3.000
    • Wahana menunggang kuda, unta, perahu angsa, dan lainnya dikenakan biaya berkisar Rp 5.000 – Rp 18.000 per orang
    • Pusat Primata Schmutzer juga dikenakan biaya terpisah per orangnya, Rp 6.000 (Selasa – Jumat) dan Rp 7.500 (Sabtu, Minggu, dan hari libur lainnya)
    • Waktu operasional: Selasa – Minggu, pukul 06.00 – 10.00 WIB dan 15.00 – 18.00 WIB
  • Waktu operasional: Selasa – Minggu, pukul 07.00 – 17.00 WIB
  • Akses terdekat: Pintu Utara melalui JL RM Harsono dan Pintu Barat melalui Jl Raya Cilandak KKO

5. Allianz Ecopark, Ancol

Tempat Wisata Outdoor ramah anak ini memang sudah berdiri cukup lama. Lokasinya sendiri ada di dalam Kawasan Wisata Ancol. Tempat ini seringkali dijadikan arena berolahraga bagi para warga di sekitarnya. Dengan luas sekitar 30 hektar, Allianz Ecopark, sangat nyaman untuk ditelusuri.

Allianz EcoPark yang Asri dan Sejuk (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Dengan konsep ruang terbuka yang terintegrasi, Allianz Ecopark memiliki beberapa zona wisata, yakni: Eco Care, Eco Nature, Eco Art, serta Eco Energy. Di zona Eco Nature misalnya, teman-teman bisa menikmati wisata edukasi dengan melihat aneka hewan dan tumbuhan. Sedangkan di Eco Energy, kita bisa belajar tentang energi dan sumber-sumber energi terbarukan.

Oiya, di sini juga terdapat fasilitas Outbound untuk anak, Paintball, Archery Battle, berperahu, hingga ATV loh. Kita juga bisa melihat-lihat sekeliling dengan menyewa sepeda di sini. Asyik ya?

Kios Penjual Makanan dan Penyewaan Sepeda (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Biaya Masuk, Waktu Operasional, dan Akses ke Allianz Ecopark

  • Biaya masuk:
    • Karena lokasinya yang berada di dalam Ancol, maka pengunjung akan dikenakan biaya masuk Ancol sebesar:
      • Rp 25.000 per orang
      • Gratis untuk akses masuk ke Allianz Ecopark
      • Tiket wahana dan atraksi mulai dari Rp 35.000
  • Waktu operasional:
    • 06.00 – 18.00 WIB setiap hari

Bagaimana teman-teman? Asyik kan tempat-tempat wisata outdoor di atas? Saking menikmatinya, anak-anak saya bahkan kerap kali meminta untuk diajak kembali ke sana. Nah, kalau teman-teman tempat wisata favoritnya apa nih? Atau ada rekomendasi lain yang mau dibagikan? Tulis di kolom komentar yuk!

Baca Juga:

51 thoughts on “5 Tempat Wisata Outdoor Ramah Anak di Jakarta

  1. Kalau anak-anak main di luar itu bahagianya luar biasa. Mereka bisa bebas lari-lari, jadilah tereksplorasi tenaga berlebihnya. Masih ada yang belum saya kunjungi nih, bisa untuk rencana main berikutnya

  2. Kalo udah nemu tempat yang luas dan outdoor, surga banget buat anak-anak tuh ya. Bisa bebas lari-lari dan bereksplorasi. Btw, terakhir saya ke muara angke sekitar 6 atau 7 tahun lalu itu masih kurang nyaman tempatnya, kayaknya sekarang udah better ya Mbak. Kelihatan lebih bersih dan terawat. Tapi saya nggak sampai ke hutan Mangrove-nya sih. Huehehe..

    1. Kalo saya justru sudah lama gak ke muara angkenya Mbak hehe.. Terakhir ke daerah sini, memang niat ke hutan mangrovenya. Ternyata sudah jauh lebih rapi dan tertata.. Seru eksplorasi bareng anak2.. πŸ™‚

  3. Wah, suka banget nih saya ama tempat wisata outdoor yang kids friendly begini. Adem ya bawa anak-anak main ke sini. Ntar kalau ke Jakarta mau ah ngunjungin salah satunya.

    1. Taman Allianz ada di dalam Ancolnya Mbak.. Nyaman untuk olahraga, jogging, atau jalan2 keluarga. Ada kebun binatang mini dan tempat untuk outbound anak juga.

  4. Saya yang belum pernah ke no 2 dan 4. Dulu saat anak-anak lebih kecil saya ajak ke taman atau tempat wisata outdoor ramah anak seperti ini. Senangnya kini makin banyak pilihan ya mana ada yang gratis pula. Yeayy!

    1. Taman Tebet ini memang masih rame banget Mbak, karena baru beberapa bulan dibukanya ya.. Kalau hutan mangrove, seru untuk dijelajahi karena benar2 serasa di tengah hutan.. πŸ™‚

  5. Waah terima kasih rekomendasinya mba. Kecuali taman GBK, yang lainnya belum aku kunjungi. Senang kalau ajak anak-anak berwisata alam. Selain view yang bagus, mereka juga dapat menghirup oksigen yang bersih. πŸ™‚

    1. Sama2 Mbak.. Semoga membantu.. Betul Mbak, wisata alam lebih seru memang ya bareng anak-anak.. Dan biasanya lebih berkesan untuk mereka..

  6. Jadi ingat kenangan, dulu tahun 2006 pernah ke Ragunan. Hemm, sampe sekarang tiket masuknya sangat terjangkau. Semoga kapan-kapan bisa ke sana lagi bersama keluarga.

  7. Wah, menarik sekali beberapa tempat rekreasi ala keluarga di Jakarta ini ya Mbak? Ramah anak pula. Kalau saya lebih menyukai taman-taman karena adem dan menjadi ruang terbuka bagi anak agar bisa kesana kemari berlarian.

  8. Sewaktu tinggal di Jakarta udah ke lima tempat ini. Biasanya untuk berolahraga bareng teman-teman di hari libur atau tanggal merah. Kalau di Ragunan ya gak bisa dipakai buat tempat olahraga. GBK itu gedhe banget, bisa ngos-ngosan di sana. Hahaha. Tapi puas soalnya pusat kota. Gratis lagi.

    Ke Ragunan justru pas libur weekdays, kalau weekend ramai. Belum macetnya.

    1. Iya Kak, GBK itu gede banget.. hehe 1 keliling stadion sudah bisa buat kita keringetan dan terasa capeknya. Sepakat, Ragunan memang enaknya dikunjungi pagi2 sekali, atau weekdays.. Sepi dan sejukk.. πŸ™‚

  9. Wah seru ya Mbak, banyak taman bermain di tengah kota. Anak-anak pasti suka. Selain tidak terlalu jauh, juga banyak fasilitas untuk bermain yang lekat dengan alam. Saya baru ke Ragunan aja, dulu pas tinggal di Bogor dan sesekali main ke Jakarta, taman-taman bermain yang lain kayaknya belum ada.

    1. Hi3 betul Mbak.. Ajak anak-anak ke taman terbuka bisa jadi liburan tipis-tipis di tengah kota.. Ragunan pun sekarang sudah jauh lebih bersih dan terawat..

  10. Hebat ya, sekarang awareness terhadap lingkungan makin tinggi. Salah satunya dengan dihadirkan tempat wisata outdoor yang eco friendly kek gini. Ngajak anak-anak main di luar jadi nggak khawatir lagi deh. Iri deh karena di Semarang belum ada yang seperti ini.

  11. asyik ya , anakku pasti suka sekali jika di ajak ke sini nih, di tengah bayangan jakarta yang padat namun disuguhi pemanandangan terbuka gini knapa aku jaid berpikir jakarta masih ada kok ya yang ramah anak ..smga makin banyak lahan terbuka seperti ini ya keren dah

  12. Taman-taman di tengah kota Jakarta ini menjadi tempat menyenangkan bagi keluarga dan khususnya anak-anak untuk explore banyak hal dan lebih dekat dengan alam. Walau dikelilingi gedung tinggi, rasanya seperti gak di Jakarta yaah..
    Pemandangan yang bikin nyamaaan~

    1. Hi3 betul Mbak, ternyata di jakarta pun ada taman yang dikelilingi gedung2 tinggi.. Pengalaman baru untuk anak-anak, bisa lari kesana kemari..

  13. Harga tiket murah dan bahkan ada yan gratis. Ternyata masih ada tempat wisata outdoor ramah anak di Jakarta, kirain harga tiket masuknya mehong wkwk

  14. Pas banget nih dijadikan rekomendasi bagi ortu yang masih punya anak kecil, senang sekali pastinya diajak jalan-jalan ke berbagai tempat di atas. Keren ya itu Hutan Kota GBK, rapi dan hijau, kontras dengan latar belakangnya yang gedung pencakar langit.

    1. Iya Mbak, gak nyangka perubahan hutan kota GBK.. Kebetulan saya pun sudah belasan tahun gak mampir ke sana, begitu tahu sekarang serapi dan sebersih ini, jadi semangat lagi hehe

  15. Update terbaru kalo ke taman kota GBK pake Transjakarta turunnya di halte Polda aja mbak lebih dekat… Halte GBK lagi direvitalisasi jugaa hehe

  16. Waaah banyak yang belum aku kunjungi. Hutan GBK, Allianz Ecopark, Tebet eco park (eh sekarang tutup). Okee kudu masuk bucket list untuk bermain outdoor bersama anak-anak. Jangan lupa juga main ke Kepulaun Seribu, ini masuk wilayah Jakarta juga Kan. Hehehe

    1. Hix, iya Mbak, Tebet eco park malah tutup sekarang.. Wah iya, kepulauan seribu ini mau banget rasanya.. Otw, lanjut baca artikel Mbak Helena yang pergi tanpa travel agent.. hi3

  17. maak blogmu makin cantik ajahh πŸ˜€

    penasaran sama hutan kota GBK, kalau gak salah jumlah pengunjung dibatasi ya?

    yang mangrove, tempatnya kayak ngeri2 sedap gitu yah… hihihi

  18. Harus disave banget nih tulisan Mbak Ika, lengkap, informatif, dan banyak yang belum aku kunjungiiii. Bikin pengen menjelajah! Makasih sudah sharing yaa Mbak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *